Postingan

Negara Italia Tidak Mengakui Pemerintahan Taliban di Afghanistan

Jakarta -  Menteri Luar Negeri Italia Luigi Di Maio mengatakan pemerintahan Taliban di Afghanistan tidak dapat diakui namun warga Afghanistan harus mulai menerima bantuan keuangan yang sebelumnya dibekukan setelah Taliban mengambil alih Afghanistan bulan lalu. Dia mendesak pemerintah luar negeri untuk mencegah kehancuran keuangan di Afghanistan karena itu bisa menimbulkan pengungsi besar-besaran. "Pengakuan pemerintah Taliban tidak mungkin dilakukan karena ada 17 teroris di antara para menteri, dan hak asasi perempuan dan anak-anak perempuan masih terus dilanggar," jelas Di Maio kepada stasiun televisi pemerintah Rai 3, pada Minggu (26/9). "Jelas, kita harus mencegah Afghanistan dari ledakan migrasi yang tidak terkendali yang dapat mengganggu negara-negara tetangga," jelas Di Maio yang memimpin rapat G20 menteri luar negeri di New York pekan lalu. "Ada beberapa cara yang dapat menjamin bantuan keuangan tanpa memberikan uang melalui Taliban. Kami juga setuju j...

Seorang Bocah Berumur 14th Hilang saat Mendaki Gunung Guntur

Garut -  Muhammad Gibran Arrasyid (14) dinyatakan hilang saat mendaki Gunung Guntur yang terletak di Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Jabar, pada Minggu (19/9). Hingga kini, petugas masih mencari bocah tersebut. Bhabinkamtibmas Desa Pasawahan Polsek Tarogong Kaler resor Garut, Bripka Jajang Junaedi, mengatakan bocah asal Desa Citangtu, Kecamatan Pangatikan, Garut, itu mendaki Gunung Guntur pada Sabtu (18/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Ia berangkat dari basecamp Umi Tati di Kampung Citiis bersama rombongan yang berjumlah 14 orang, terdiri dari 11 laki-laki dan 3 perempuan. Rombongan sampai di Pos 3 area perkemahan untuk mendirikan tenda dan bermalam pada Sabtu (18/9) sekitar pukul 17.30 WIB. Ia masih bersama dengan rombongan tersebut. Kemudian, pada Minggu (19/9) sekitar pukul 04.00 WIB, 13 orang naik ke puncak Gunung Guntur. Hanya Gibran yang tidak menuju puncak dalam rombongan tersebut. Sekitar pukul 08.00 WIB, rombongan turun kembali ke Pos 3. Hanya saja, mereka tidak menemukan Gi...

Uji Coba Rudal Jelajah Jarak Jauh Korea Utara Kembali Dilakukan

Jakarta -  Kelompok Taliban mengumumkan, universitas di Afghanistan akan memisahkan siswa berdasarkan gendernya, dan aturan berpakaian akan diberlakukan. Menteri Pendidikan Tinggi Abdul Baqi Haqqani memberi sinyal perempuan akan diizinkan untuk belajar, namun tidak berdampingan dengan laki-laki. Dia juga mengumumkan materi pelajaran yang akan diajarkan. Wanita dan anak perempuan dilarang berada di sekolah dan universitas di masa kekuasaan Taliban pada 1996-2001. Taliban mengatakan mereka tidak akan mencegah perempuan untuk mendapatkan pendidikan atau pergi bekerja. Namun sejak mereka mengambil alih Afghanistan pada 15 Agustus, mereka meminta seluruh perempuan, kecuali yang berada di bidang kesehatan, untuk tidak bekerja hingga situasi lebih aman. Kebijakan pendidikan tinggi yang diumumkan kemarin, disampaikan sehari setelah Taliban mengibarkan bendera resmi di istana presiden, menandakan telah dimulainya pemerintahan mereka. Dilansir dari laman BBC, Senin (13/9), kebijakan baru i...

Seorang Anak Umur 8 Tahun Meninggal Dunia Akibat Diserang 2 Ekor Buaya Muara

Pontianak -  Seorang anak laki-laki berusia delapan tahun di Kutai Timur, diduga menjadi korban serangan buaya. Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, pada Minggu 5 September 2021. Peristiwa naas tersebut mencuat pertama kali dari media sosial, yang menayangkan video clip seorang wanita dan pria berteriak histeris, sambil menangis. Korban berinisial A tersebut sedang bersama ayahnya. Mereka berenang di Pantai Teluk Lombok . Saat sang ayah hendak menyelam, korban rupanya mengikuti ayahnya, untuk menyelam. Namun, usai meyelam, sang ayah tak lagi melihat putranya muncul di permukaan. Lalu ibu korban yang juga ada di lokasi kejadian, mengatakan, bahwa di tempat anaknya menyelam dan hilang terdapat dua ekor buaya yang sedang berenang. Ayah beserta paman korban pun langsung bergegas mengejar buaya tersebut menggunakan speedboat milik warga Teluk Lombok. Hingga pada pukul 13.15 WITA bocah malang tersebut ditemukan ayahnya berada di samping satu dari d...

Target Menkes 1 Tahun Vaksinasi Sudah Semua Masyarakat di Berikan

Jakarta -  Vaksinasi corona merupakan hal yang terus diupayakan untuk dapat mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok. Setidaknya, perlu 70% dari populasi harus divaksin. Pemerintah kemudian menargetkan 208 juta penduduk untuk menerima vaksinasi ini hingga akhir 2021. Data yang diperoleh dari vaksin. kemkes.go.id , 29 Agustus 2021 pukul 18:00 WIB, menunjukkan complete seluruh dosis vaksin yang telah diberikan sebanyak 96.514.105 dosis. Angka tersebut termasuk sekitar 61,6 juta dosis pertama (29,60%) dan 34,8 juta dosis kedua (16,74%). Vaksinasi ini memang ditargetkan selesai sebelum akhir 2021. Akan tetapi, setelah terdapat penambahan target pada anak usia 12-17 tahun sebanyak 26,7 juta orang atau sekitar 53,4 juta dosis, maka Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperkirakan seluruh target akan tercapai pada Februari 2022. Itu artinya, pemerintah menargetkan 208 juta sasaran (416 juta dosis) akan selesai dalam waktu setahun yang dihitung sejak program vaksinasi nasional di...

Kawasan Asia Tenggara Mencatat Rekor Kematian Tertinggi Covid-19 di Dunia

Jakarta -  Asia Tenggara mencetak angka kematian tertinggi di dunia akibat COVID-19 varian Delta dan distribusi vaksin global yang tidak menyeluruh, kata Federasi Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Merah (IFRC). Hal itu disampaikan IFRC dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta pada Senin. IFRC menyatakan bahwa lonjakan kasus COVID-19 berdampak pada kapasitas rumah sakit di Vietnam, Malaysia, hingga Myanmar yang disebabkan peningkatan kekhawatiran pada angka kematian yang mungkin akan melonjak karena penyebaran infection yang pesat di area perkotaan. Menurut information dari John Hopkins College, Asia Tenggara dalam dua minggu terakhir mencatat sekitar 38.522 kematian akibat COVID-19. "Kenaikan kasus COVID-19 di Asia Tenggara terjadi karena varian Delta yang mengakibatkan orang kehilangan banyak anggota keluarga secara tragis dan ini masih akan berlanjut," kata Direktur Asia Pasifik IFRC Alexander Matheou, seperti dilansir laman Antara, Senin (23/8)....

Aksi Vandalisme Terjadi Kepada Papan Baliho Puan Maharani di Blitar Jawa Timur

Blitar - Baliho bergambar Ketua DPR RI Puan Maharani di Kota Blitar, Jawa Timur dikabarkan kembali mendapat serangan aksi vandalisme. Di Jalan Wahidin, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjen Kidul. Baliho besar dengan foto Puan serta jargon " Puan Maharani For President 2024 " tersebut, dicoreti dengan gambar kurang senonoh. Dengan feline warna merah yang sama, di bawah gambar yang kurang terpuji tersebut juga tertulis pesan bernada hujatan. Namun Sabtu pagi (14/8/2021), baliho yang sebelumnya berjarak sekitar 100 meter dari kantor DPC PDIP Kota Blitar sudah diturunkan. Ketua DPC PDIP Kota Blitar Sahrul Alim ketika dikonfirmasi soal kabar itu mengatakan tidak tahu-menahu. "Saya malah belum dapat info mas,"ujar Sahrul Alim melalui pesan WA Sabtu (14/8/2021). Serangan vandalisme terhadap baliho Puan Maharani di Kota Blitar bukan pertama kali. Belum lama serangan senada juga terjadi di Kota Blitar. Ketidaksukaan terhadap baliho Puan juga terjadi di wil...